Sebatas Mata
Kau Hanya melihat cahaya dan getar-getar jiwamu yang dangkal Lalu, kau bisikkan cinta Waktu mengujimu Detaknya kian tak seirama Cahaya itu mulai redup Kau membuat tirai-tirai Punguti noktah lemah Karena matamu Bukan mata hati Maka Sesungguhnya cinta Menyerah pada apa saja Menggetarkan kasih sayang Dalam keiklasan dan Keridhoan Tuhan
Ad
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
Shop Now →
