Puisi Malam
Ku karangi puisi malam diiringi sepi di setiap baris bunyi cengkerik bak irama menemani teko berisi separuh ku donggak atas ke langit abadi sinar sepertinya hanya wujud di bulan, ada pun sedikit bintang mengerlip, yang selebihnya berkedip- kedip di pola fikir, sajikan la pada sang idaman, yang berhak memiliki secoret, Baris agung yang menemani gelita, kekunci bahasa nan tersirat tersurat. Secoret yang bukan mahu orang tahu tetapi jiwa yang melepas lelah melampiaskan curahan jiwa yang meluap-luap menelan batin - Shahrul Sazlee 9.42 malam. 4 Ogos 2025-
Ad
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
Shop Now →
