Prajurit tak membenci musuh
Aliran merah tak henti pecutan terus menghampiri luka petir bermunculan memenuhi raga prajurit ribuan ancaman datang sang prajurit tak gentar penuh dengan ketulusan anehnya ia tak marah disaat ia sekarat didetik-detik terakhir ia berkata "semoga kebaikan menghampiri kalian" bagaimana bisa? ketulusan menghantarkan semuanya
Ad
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
Shop Now →
