Jejak Luka dan Tumbuh
"Ada beberapa luka, bekasnya masih bersemayam di sana, seperti bulan yang tak pernah benar-benar pergi, meski matahari telah mengklaim langit. Ada beberapa luka, yang tak akan pupus dimakan waktu. Bukan karena pedihnya tak bisa sirna, atau karena lukanya menusuk terlalu dalam. Tapi karena bekasnya adalah pengingat— bahwa beberapa hal tak perlu kembali seperti semula, seolah tak pernah terjadi apa-apa. Bekas luka itu adalah jejak, sebuah kisah yang tertulis di kulit jiwa. Bukan tanda rapuh, melainkan bukti bahwa kita pernah bertahan, dan tumbuh lebih kuat dari reruntuhan. Biarkan bekas itu tetap ada, seperti bintang yang bersinar di kegelapan— mengingatkan kita bahwa luka bukan akhir, melainkan awal dari sesuatu yang lebih indah."
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
