Bantu, Bentuk, Berubah
"Bahagia itu semu" Kata pribadi yang kerap kelabu Penderitaan yang diterima buatnya ragu dengan yang baru Kala berbicara, nadanya selalu bersendu Hal baru jadi remuk Hal mudah jadi hancur Hal baik jadi buruk Hal istimewa jadi lumut Itulah yang ia rasakan setiap harinya Sulitnya percaya buatnya seringkali merendahkan Kegelisahan dan keegoisannya memuncak Kesedihannya tak juga ia ceritakan Berada ada di sampingnya mungkin kunci untuk membuka Memberikan pengetahuan bahwa semua itu indah bisa dicoba Tak perlu mengoreksi apa yang diutarakan bisa membantunya Kelak secara perlahan dia akan berbicara Dia ini korban Tak perlu kita kembali jadikannya samsak Temani lah sampai hatinya tak lagi membengkak Secara cepat itu akan menguras yang buruk dan mendatangkan yang baik Kebahagiannya juga nantinya bahagia kita juga Pertanda hal itu tak sia-sia Apresiasi hebat padanya patut kita tunjukkan "Kamu hebat, semua ini kamu yang menyelesaikan. Berbanggalah!" kan kejayaan tak akan kembali di bawah
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
