Azalea
berwarna, mungkin itu aura nya harum, mungkin itu aroma nya lembut, mungkin itu sentuhan nya cantik, tentu saja itu dia sebuah maha karya yang sangat luar biasa dari sang pembuat segala dahulu diriku memanggil mu dayita namun sekarang diriku hanya sekedar lokawigna setelah melihat dirimu yang bak kirana semua bunga lain terasa seperti pelita biasa diriku sekarang hanyalah sebuah tahanan jiwa, termakan habis oleh api ku sendiri terjebak,terikat,tertahan oleh belenggu didunia asmaraloka, yang sepenuhnya diisi oleh arkais sang bunga. yang membuat ku menjadi sang dewana bunga-bunga lain hanyalah tumpukan hijau belaka di sebuah taman dunia, satu persatu bunga sudah ku rasa. namun sang bunga azalea adalah sang pemeran utama
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
