Akhir
Ada waktu saat kalimat menjadi gelas yang terlalu penuh. Bukan karena ku tak ingin mengeluarkam suara, tapi takut terdengar seperti hujan lebat. Kita berjalan tanpa jam di pergelangan, tanpa petunjuk, hanya mengira - ngira ujungnya. Kadang perpisahan datang tanpa kata pamit. Ia memilih duduk diam di sela percakapan yang tak selesai. Aku berbicara seperti hujan ringan, berharap tak dianggap badai. Setiap kata yang kusebut, dengan kemungkinan menjadi yang terakhir. Bukan karena ingin mengakhiri, tapi, karena tak tahu kapan harys berhenti. Ada jarak yang tidak bernama namun terasa semakin jelas. Aku mencoba ada tanpa memenuhi ruang. Namun kehadiran pun bisa terasa berlebihan. dan di titik itu, aku bingung harus menjadi apa.
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
