4 Purnama.
Rindu ini mungkin milik aku seorang, Mungkin saja milik kita berdua, Mungkin saja, Bukan milik antara kita. Kerana, Rindu itu Tuhan kirim. Entah dari mana Bayu yang aku rasakan, Walaupun kau sudah berada di hadapanku, Serasa kita jauh beribu batu. Sempurnanya dirimu itu, Mungkin saja aku hanya bisa menatapnya, Mungkin saja, Ini kali terakhir aku melihatnya. Kerana, Rasa ini Tuhan kirim. Buntu aku untuk menceritakan bagaimana aku merasakan Cinta, Dan, Aku juga buntu untuk membayangkan bagaimana Tuhan bakal pupuskan rasa. Aku takkan pernah memilih itu, Bahkan sekarangpun aku tidak pernah lelah untuk memuji kesempurnaanmu. Tiada cacat cela sedikitpun yang berlabuh di setiap inci wajahmu. Bahkan sikapmu yang serupa denganku itu buatkan aku semakin cinta. Walaupun, Kita sedikit Berbeza. —Genap sudah 4 purnama aku melihatmu dari Jauh, Izinkan aku melihatmu untuk beberapa purnama lagi. —asy.
Poetry Books 50% Off
Bestselling collections from top poets
